KEBUTUHAN DASAR IBU HAMIL SESUAI DENGAN PERKEMBANGANNYA

A.  KETIDAKNYAMANAN DAN CARA MENGATASINYA

Kehamilan dibagi menjadi tiga buah Trimester yaitu Kehamilan Trimester I, Kehamilan Trimester II dan Kehamilan Trimester III. Kehamilan yang berusia kurang lebih 40 minggu ini memiliki karakter tersendiri di tiap minggunya. Banyak ibu hamil yang mengalami permasalahan kehamilan di tiap masa kehamilan yang berbeda.

Masa awal kehamilan biasanya menyebabkan rasa tidak nyaman. Contohnya, timbulnya rasa mual dan kelelahan yang sangat, biasanya adalah gejala yang sangat umum terjadi. Gejala lain, seperti mimisan dan infeksi kandung kemih, sangat jarang terjadi. Segera setelah anda hamil, tubuh anda mulai mengadakan beberapa perubahan besar yang membuatnya dapat menerima kehadiran janin anda selama 37 minggu yang penuh dengan pertumbuhan dan perubahan. Kelenjar-kelenjar pada sistem endokrin dan plasenta anda meningkatkan produksi hormonnya. Volume darah anda bertambah dan rahim anda membesar. Pada bulan keempat kehamilan, anda akan merasa jauh lebih baik, biasanya karena tubuh anda telah beradaptasi dengan perubahan besar yang terjadi. Sampai saat ini tiba, anda boleh merasa tenang, karena gejala-gejala yang anda rasakan pada trimester pertama biasanya berarti anda menjalani kehamilan yang normal yang akan berakhir dengan baik pula. Mual pada pagi hari dan gejala lain yang anda rasakan pada saat ini biasanya akan dapat anda hadapi dengan baik. Berikut adalah urutan dari gejala-gejala yang paling sering dialami pada masa trimester pertama kehamilan.

Mual pada pagi hari

Frekuensi ibu hamil dengan muntah pada pagi hari

Sekitar 70 persen ibu hamil mengalami mual-mual, terkadang diikuti dengan muntah, pada awal kehamilannya. Mual dan muntah ini paling sering terjadi di pagi hari, tapi bisa juga terjadi kapan saja. Walaupun anda tidak merasa mual, anda bisa saja tiba-tiba tidak menyukai suatu makanan tertentu, seperti kopi dan daging sapi, yang biasanya disebabkan karena baunya yang tajam. Selama anda bisa terus makan makanan yang bergizi dan mendapatkan semua nutrisi yang anda butuhkan, hal ini bukanlah sesuatu yang harus dikhawatirkan.

Penyebab

Tidak jelas apa yang yang menyebabkan terjadinya hal ini, akan tetapi hormon-hormon kehamilan yang membuat perut menjadi rileks dicurigai sebagai penyebabnya.

Lama hal ini berlangsung

Hal ini biasanya mulai berkurang pada usia kehamilan 13 atau 14 minggu, tapi ada ada juga yang terus menerus merasakan mual dan muntah sampai trimester kedua

Cara mengatasinya

  • Makan makanan kecil seperti biskuit sebelum bangun di pagi hari.
  • Makan beberapa kali dalam porsi kecil sehingga perut anda tidak dalam keadaan kososng.
  • Hindari semua yang dapat menyebabkan rasa mual.
  • Banyak minum, terutama bila anda habis muntah. Anda dapat mencoba untuk minum es serut, jus buah atau es batu bila minum air menyebabkan anda merasa mual.
  • Coba gunakan motion sickness band, yang mungkin dapat meredakan rasa mual dengan menekan titik accupressure di bagian dalam pergelangan tangan anda.
  • Mengemut permen.
  • Coba untuk memanfaatkan jahe, yang telah terbukti efekti dalam mengurangi rasa mual. Ada beberapa cara untuk mengkonsumsi jenis rempah-rempah ini termasuk menggunakan soda campur jahe, atau the, gingersnap atau jahe dalam bentuk kapsul.

Konstipasi (susah buang air besar)

1. Frekuensi ibu hamil dengan konstipasi

Konstipasi terjadi pada hampir setiap wanita yang sedang mengalami kehamilan.

2. Penyebab

Adanya peningkatan hormon progesteron, yang memperlambat proses pencernaan, adalah salah satu penyebabnya. Ditambah lagi usus anda menyerap lebih banyak air, yang membuat kondisi feces cenderung lebih keras dan lebih sulit keluar.

3. Lama hal ini berlangsung

Tidak ada jangka waktu yang pasti, kesulitan untuk BAB ini bisa terjadi kapan saja selama masa kehamilan, tapi biasanya yang paling parah adalah pada saat minggu ke 13 sampai ke 14 masa kehamilan.

4. Cara mengatasinya

  •  Cobalah untuk makan dengan jadwal yang teratur.
  • Minum air sebanyak-banyaknya – paling tidak delapan sampai sepuluh gelas sehari.
  • Berolahraga setiap hari.
  • Makan sayuran dan buah-buahan berserat tinggi, dan biji-bijian seperti gandum dan oatmeal.

Pusing- pusing atau pingsan

1. Frekuensi ibu hamil dengan pusing- pusing atau pingsan

Meskipun jumlah yang tepat tidak diketahui, mungkin dari setiap 20 orang, satu orang akan mengalami paling tidak sedikit pening selama kehamilannya. Tidak seperti yang sering digambarkan dalam film-film, jarang sekali ibu hamil yang mengalami pingsan.

Kehamilan menyebabkan terjadinya pembesaran yang dramatis pada pembuluh darah pada tubuh anda. Meskipun demikian, pada semester pertama kehamilan anda, volume darah yang anda miliki mungkin belum cukup banyak untuk memenuhinya. Hasilnya adalah tekanan darah yang menurun. Dua kondisi yang sering terjadi pada saat kehamilan – gula darah yang rendah (hypoglycemia) dan jumlah sel darah merah yang rendah (anemia) – juga dapat menyebabkan terjadinya rasa pusing. Dua hal terakhir ini mungkin memerlukan perhatian medis.Lama hal ini berlangsung

Rasa pening atau pusing dapat terjadi kapan saja selama masa kehamilan, tapi sering kali terlihat pada awal trimester kedua, saat pembuluh darah anda telah membesar karena pengaruh hormon-hormon kehamilan tapi volume darah anda belum cukup banyak untuk memenuhinya.

Cara menghadapinya

  1. Bangun perlahan dari posisi duduk atau tidur.
  2. Jalan perlahan dan sering berhenti untuk istirahat.
  3. Hindari berdiri untuk waktu yang terlalu lama.
  4. Sebaiknya berbaring dengan posisi miring, bukan dengan posisi telentang. Gunakan bantal untuk mengganjal bagian bawah perut untuk membuat posisi ini lebih nyaman.
  5. Jaga jangan sampai kepanasan. Sauna dan berendam air panas dapat meningkatkan resiko terjadinya pingsan. Mandi dengan pancuran dan berendam dengan air dingin, gunakan AC bila diperlukan, hindari ruangan yang penuh dan terlalu hangat.
  6. Teruskan aktivitas fisik untuk meningkatkan sirkulasi darah. Aktivitas yang baik termasuk jalan-jalan, aerobik dalam air dan yoga selama masa kehamilan.
  7. Banyak minum cairan, terutama pada siang hari.
  8. Makan makanan yang tinggi zat besinya, seperti kacang buncis, daging merah, sayuran berdaun hijau dan buah yang dikeringkan untuk membantu tubuh anda mendapatkan zat besi yang dibutuhkantubuh untuk membuat sel-sel darah merah.

Rasa lelah yang luar biasa

1. Frekuensi

Hampir semua ibu hamil melaporkan terjadinya peningkatan rasa lelah dan kebutuhan untuk tidur pada trimester pertama.

2. Penyebab

Untuk membawa oksigen dan nutrisi ke janin, tubuh anda memproduksi lebih banyak sel darah dan jantung anda bekerja lebih keras dan lebih cepat. Terjadinya perubahan ini pada masa awal kehamilan menyebabkan trejadinya peningkatan kebutuhan dalam sistem sirkulasi tubuh anda. Pada saat ini, anda juga memproduksi lebih banyak progesterone, yang cenderung membuat anda mengantuk. Hal ini mungkin yang memicu terjadinya rasa lelah yang luar biasa pada masa awal kehamilan.

3. Lama hal ini berlangsung

Rasa lelah biasanya berkurang pada masa trimester kedua, tapi mungkin bisa kembali lagi pada trimester ketiga kehamilan, saat membawa beban tambahan seberat janin anda mungkin terasa melelahkan.

4. Cara menghadapinya

  • Istirahat. Usahakan untuk bisa tidur pada siang hari atau setelah kerja. Bila anda perlu tidur pada pukul 7 malam agar dapat merasa segar, lakukan saja. Ini adalah gejala yang tidak ada obatnya selain tidur.
  • Hindari untuk tanggung jawab yang terlalu besar. Kurangi kegiatan yang bersifat sukarela dan kegiatan sosial lainnya bila hal ini membuat anda kelelahan.
  • Minta bantuan bila anda membutuhkannya. Sedapat mungkin, minta pasangan atau anak-anak anda untuk membantu.
  • Olahraga teratur. Olahraga ringan, seperti jalan kaki selama 30 menit sehari, bisa membantu anda menjadi lebih sehat dan segar.
  • Makan makanan yang berprotein dan berzat besi tinggi. Kekurangan zat-zat nutrisi ini bisa meningkatkan rasa lelah anda. Makanan yang mengandung zat besi dan berprotein tinggi termasuk daging merah, makanan laut, unggas dan telur. Sumber-sumber lain yang mengandung zat besi adalah whole-grain dan sereal yang mengandung zat besi, roti dan pasta.
  • Hindari stimulan. Hindari kafein, yang dalam jumlah banyak bisa membahayakan. Produk yang dijual untuk menghilangkan rasa lelah dan meningkatkan konsentrasi tidak aman untuk kehamilan.

Panas di ulu hati

1. Frekuensi

Lebih dari separuh ibu hamil merasakan panas di ulu hati, suatu sensasi yang tidak menyenangkan yang disebabkan oleh naiknya aliran asam dari usus ke esophagus, saluran yang mengalirkan makanan dari mulut ke perut anda.

2. Penyebab

Konstipasi, banyaknya gas dan panas di ulu hati, semuanya adalah efek dari lambannya proses pencernaan, yang disebabkan oleh hormon kehamilan. Saat kehamilan berlanjut, faktor kedua – membesarnya rahim, yang dapat mendorong usus anda keluar dari posisi normal – bisa menjadi penyebab terjadinya rasa panas di ulu hati.

3. Lama hal ini berlangsung

Rasa panas di ulu hati dapat terjadi setiap saat selama kehamilan, tapi biasanya paling terasa pada trimester ketiga.

4. Cara menghadapinya

  • Makan beberapa kali dalam porsi yang lebih kecil untuk menggantikan dua atau tiga kali makan dalam porsi besar. Makan secara perlahan-lahan, meskipun makanan anda hanya memiliki porsi yang kecil.
  • Hindari pemicu terjadinya panas pada ulu hati, seperti gorengan, alkohol, coklat, permen mint, bawang merah dan bawang putih.
  • Banyak minum, terutama air putih.
  • Hindari minum baik, baik yang biasa maupun yang decaff karena akan memperparah rasa panas pada ulu hati.
  • Jangan tidur dua atau tiga jam setelah makan malam. Bila rasa sakit itu datang saat anda dalam keadaan tiduran, naikkan kepala anda empat sampai enam inci lebih tinggi.

Perubahaan suasana hati

1. Frekuensi

Meskipun frekuensi terjadinya perubahan suasana hati ini tidak diketahui, beberapa ibu hamil pada masa trimester pertama dan kemudian terjadi lagi pada beberapa minggu sebelum kelahiran, diketahui mengalami fluktuasi emosi dari rasa senang dan bahagia yang amat sangat menjadi rasa kesal dan depresi.

2. Penyebab

Rasa tidak nyaman yang terus menerus, perubahan hormon dan ras cemas yang bisa dimengerti mengenai masa depan mempunyai andil dalam terjadinya perubahan suasana hati yang tiba-tiba. Anda mungkin bisa merasa lebih baik bila anda mengingatkan diri anda bahwa emosi yang kuat adalah hal yang normal dan sehat. Dengan mengenali bahwa emosi anda sedang labil dapat membantu anda dan orang-orang di sekitar anda untuk menghadapinya.

3. Lama hal ini berlangsung

Perubahan suasana hati bisa terjadi kapan saja selama masa kehamilan. Bila anda biasa mengalami sindrom sebelum haid (PMS), anda bisa mengalami perubahan suasana hati yang lebih ekstrim lagi saat anda dalam masa kehamilan.

4. Cara menanganinya

  • Makan makanan ditambah makanan kecil yang mengandung berbagai variasi buah-buahan dan sayuran segar dan whole grain secara teratur.
  • Banyak istirahat (tidur).
  • Minta dukungan keluarga dan kawan-kawan, tapi bila anda merasa sangat berat, hubungi dokter anda.
  • Gunakan teknik relaksasi seperti meditasi, imajinasi mental yang terpandu dan relaksasi otot yang progresif.

Gangguan pada rongga hidung: Mengorok, hidung tersumbat dan mimisan

1. Frekuensi

Seperempat ibu hamil mengorok, dibandingkan dengan 4 persen perempuan pada usia yang sama tapi tidak sedang hamil. Hidung tersumbat dan mimisan juga relatif sering terjadi.

2. Penyebab

Saat lebih banyak darah mengalir ke membran-membran mucus di tubuh anda, saluran di hidung dan saluran udara anda membengkak, yang dapat menyebabkan terhambatnya aliran udara dan menyebabkan mengorok, hidung tersumbat dan mimisan. Meskipun mengorok biasanya hanya sedikit merepotkan, hal ini bisa dihubungkan dengan kondisi yang serius seperti tekanan darah tinggi (hypertension) atau gangguan tidur yang menyebabkan anda berhenti bernapas dalam jangka waktu pendek (sleep apnea). Perempuan yang mengorok selama masa kehamilannya mempunyai resiko terjadinya kehamilan dengan tekanan darah tinggi (pre-eklampsia) yang lebih tinggi.

3. Lama hal ini berlangsung

Masalah pernapasan dapat terjadi kapan saja sepanjang masa kehamilan.

4. Cara mencegah

  • Tidur dengan posisi miring lebih baik daripada tidur dengan posisi telentang. Tidur dengan posisi telentang menyebabkan lidah anda tertarik ke belakang tenggorokan dan menutup aliran udara.
  • Gunakan nasal strip untuk membuka saluran napas anda.
  • Hindari menambah berat lebih banyak dari yang direkomendasikan oleh dokter anda.

Infeksi vagina dan keluarnya cairan pada vagina

1. Frekuensi

Peningkatan cairan vagina teramat sangat sering terjadi pada kehamilan sebagai hasil dari meningkatnya pergantian dinding vagina anda.

2. Penyebab

Menebalnya dinding vagina yang disebabkan oleh hromon menyebabnya timbulnya cairan encer, bening dan tidak berbau yang disebut leukorrhea. Cairan ini tidak berbahaya dan tidak perlu diobati. Ada caira lain yang disebabkan oleh bakteri atau infeksi. Bakteri vaginosis, contohnya, menyebabkan terjadinya cairan yang berbau tidak enak, berwarna kelabu kehijauan. Tanda dan gejala adanya infeksi meliputi adanya cairan vagina berwarna putih, kental yang menyebabkan gatal, panas dan kemerahan disekitar vulva dan vagina, dan menyebabkan susah buang air kecil. Bakteri dan infeksi ini tidak menimbulkan bahaya langsung pada janin anda, dan keduanya bisa diobati selama kehamilan. Infeksiini sering terjadi karena efek hormon kehamilan pada kondisi vagina. Bakteri vaginosis lebih jarang terjadi pada ibu hamil dibandingkan pada perempuan lain yang aktif secara seksual.

3. Lama hal ini terjadi

Cairan vagina berwarna keputihan lebih sering terjadi sepanjang kehamilan. Bila anda mengalami gejala gaji, bau, panas atau ketidaknyamanan lain pada vagina anda, itu mungkin berarti adanya infeksi dan harus dievaluasi dan diobati oleh dokter anda

Cairan pembersih vagina tidak akan membantu pada peningkatan cairan vagina yang normal dan justru bisa menyebabkan terjadinya infeksi pada rahim anda yang dapat mengakibatkan terjadinya kelahiran prematur. Jangan pernah menggunakan cairan pembersih vagina selama masa kehamilan.

Masalah-masalah lain

Sakit kepala sering terjadi pada masa-masa awal kehamilan tapi jarang yang serius. Bila anda sering menderita sakit kepala, tanyakan pada dokter anda mengenai penggunaan acetaminophen saat rasa sakitnya mulai terasa. Rasa sakit pada punggung biasanya terjadi pada usia kehamilan yang lebih tua tapi dapat terjadi juga terjadi pada trimester pertama, terutama bila anda sudah pernah hamil sebelumnya.

Infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada masa kehamilan dan harus diobati bila terjadi. Sering buang air kecil sangat umum terjadi pada masa kehanilan karena rahim yang membesar menambah tekanan pada kandung kemih anda. Rasa sakit pada saat buang air kecil bisa jadi merupakan gejala infeksi saluran kemih dan harus segera dievaluasi oleh dokter anda.

Selain itu anda juga harus segera menghubungi dokter anda bila anda mengalami hal-hal sebagai berikut:

  • Timbul flek dari vagina
  • Adanya pendarahan dari vagina yang diikuti oleh ras sakit, demam atau kedinginan
  • Ada gumpalan yang keluar
  • Sakit kepala yang parah dan berkepanjangan, terutama bila disertai dengan pusing, pingsan, mual atau muntah, atau adanya gangguan visual
  • Sakit pinggang yang parah atau ringan
  • Sakit pinggang yang tidak segera hilang dalam waktu empat jam
  • Nyeri yang diikuti dengan demam atau pendarahan
  • Muntah diikuti dengan nyeri atau demam
  • Demam atau kedinginan (102 derajat fahrenheit atau lebih)

Rasa mual di pagi hari, rasa ngantuk di siang dan sore hari, rasa panas di ulu hati dan gejala-gejala awal lain yang anda rasakan merupakan peringatan keras bahwa tubuh anda sedang mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin anda. Bila anda mendapatkan cukup istirahat dan menjaga agar diri anda sedapat mungkin tetap nyaman, maka anda dan janin anda akan berhasil melalui masa kehamilan ini dengan baik.

Di masa kehamilan ibu hamil dapat mengalami masalah kehamilan berupa sesak nafas. Hal ini disebabkan karena di awal kehamilan tubuh ibu hamil memproduksi hormon progesterone yang menekan gerakan paru-paru. Karena terbatasnya gerakan paru-paru, ibu hamil akan bernafas lebih sering agar dapat memenuhi kebutuhan oksigen bagi ibu dan bayi.

Penyebab sesak nafas pada kehamilan yang lain adalah adanya perkembangan rahim yang semakin mendorong diafragma sehingga rongga dada menjadi lebih sempit dan dengan sendirinya paru-paru tertekan. Tekanan pada paru-paru ini lah yang memicu terjadinya sesak nafas pada kehamilan.

Cara mengatasi masalah kehamilan – sesak nafas

Untuk mengatasi masalah sesak nafas di masa kehamilan, sebaiknya ibu hamil selalu duduk dengan tegak agar ruang paru-paru tidak tertekan dan mempunyai ruang lebih untuk berkembang ketika bernafas. Hindari gerakan tiba-tiba karena adanya himpitan organ tubuh ke rongga dada. Di masa kehamilan selalu lakukan gerakan perlahan agar paru-paru tidak tertekan.Ketika ibu berbaring, kepala harus disangga sehingga tekanan pada paru-paru berkurang.

Sejumlah perempuan melewati kehamilan tanpa merasakan ketidaknyamanan dalam kehamilan seperti masalah kehamilan diatas. Namun demikian hal tersebut mungkin tidak terjadi pada kehamilan anda. Perlu anda tanamkan pada diri anda bahwa masalah kehamilan tersebut hanya muncul sementara dan akan hilang kelak ketika anda telah melahirkan. Untuk itu bila masalah ini muncul ibu hamil dapat mencoba membayangkan wajah bayi ibu kelak sehingga ketidak nyamanan di kehamilan ini menjadi hilang dan segera berganti dengan kesenangan anda sebagai ibu baru.

Ketidaknyamanan pada Trimester Ketiga

Selain ketidaknyamanan psikis, ada beberapa ketidaknyamanan fisik yang harus ditanggulangi ibu hamil – terutama ketika memasuki tri semester ketiga.

  1. Gatal-gatal, terutama di kulit perut. Hal ini muncul akibat membesarnya perut sesuai perkembangan janin dalam kandungan. Solusi : jangan digaruk, karena akan meninggalkan bekas. Mending dioles dengan pelembab saja
  2. Suhu badan meningkat. Ibu hamil akan lebih mudah merasa kegerahan/berkeringat ketika orang lain biasa saja (apalagi tinggal di Jakarta, ampun deh). Hal tersebut terjadi karena ada perubahan metabolisme tubuh sebagai upaya penyesuaian untuk mendukung bayi yang kian membesar.

Solusi : usahakan tinggal di ruangan/lingkungan yang sejuk.

  1. Sulit tidur. Membesarnya janin, gerakan yang makin lincah, dan tekanan pada kandung kemih yang memaksa ibu hamil sering kencing adalah faktor utama pengganggu tidur.

Solusi : posisi tidur yang dianjurkan pada fase ini adalah tidur miring. Letakkan bantal untuk mengganjal kaki agar rileks.

2. Kaki kram atau bengkak. Kejang yang menimbulkan nyeri ini biasanya terjadi pada malam hari. Bahkan nyerinya baru hilang setelah 3-4 hari. Hal ini terjadi akibat tekanan rahim mengurangi sirkulasi pada kaki dan menekan syaraf tertentu, selain itu bisa juga dikarenakan kekurangan kalsium dan fosfor.

Solusi : seimbangkan makan dengan memperbanyak makanan yang mengandung kalsium. Seringlah mengistirahatkan kaki dengan menselonjorkannya, jangan terlalu lama dalam posisi duduk dengan kaki tertekuk. Tambahkan porsi jalan kaki untuk melancarkan peredaran darah.

  1. Nafas sesak. Rahim yang membesar juga menekan diafragma yang membuat ibu hamil agak sulit bernafas. Perubahan hormonal juga berpengaruh pada aliran darah dan kelenturan otot paru-paru.

Solusi : rajin melakukan latihan pernafasan, terutama di pagi hari. Jika sudah sangat mengganggu, langsung cek ke dokter.

2. Gusi mudah berdarah. Perubahan hormonal juga diikuti membengkaknya gusi sehingga permukaannya menjadi tipis dan mudah berdarah ketika sedang gosok gigi.

Solusi : ganti sikat gigi yang soft dan gunakan pelan-pelan saja.

B.    IMUNISASI

Pada masa kehamilan ibu hamil diharuskan melakukan imunisasi tetanus toksoid (TT). Gunanya pada antenatal dapat menurunkan kemungkinan kematian bayi karena tetanus. Ia juga dapat mencegah kematian ibu yang disebabkan oleh tetanus. Terutama imunisasi tetanus untuk melindungi bayi terhadap penyakit tetanus neonatorum. Imunisasi dilakukan pada trimester I / II pada kehamilan 3 – 5 bulan dengan interval minimal 4 minggu. Lakukan suntikan secara IM (intramuscular) dengan dosis 0,5 mL. imunisasi yang lain dilakukan dengan indikasi yang lain.

Menurut WHO seorang ibu tidak pernah diberikan imunisasi tetanus, sedikitnya 2x injeksi selama kehamilan ( I pada saat kunjungan antenatal I dan II pada 2 minggu kemudian )

Jadwal pemberian suntikan tetanus adalah :

  • TT 1 selama kunjungan antenatal I
  • TT 2 → 4 minggu setelah TT 1
  • TT 3 → 6 minggu setelah TT 2
  • TT 4 → 1 tahun setelah TT 3
  • TT 5 → 1 tahun setelah TT 4

Karena imunisasi ini sangat penting, maka setiap ibu hamil hendaknya mengetahui dan mendapat informasi yang benar tentang imunisasi TT. Petugas kesehatan harus berusaha program ini terlaksana maksimal dan cepat.

  1. C.       KUNJUGAN ULANG

Pengawasan antenatal memberi manfaat dengan ditemukannya berbagai kelaianan yang menyertai kehamilan secara dini sehingga dapat diperhitungkan dan dipersiapkan langkah – langkah pertolongan persalinan. Ibu hamil dianjurkan untuk melakukan pengawasan antenatal minimal sebanyak 4 kali, yaitu 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II dan 2 kali pada trimester III.

Tujuan pelayanan kebidanan (WHO), yaitu:

  1. Pengawasan $serta penanganan wanita hamil dan pada saat peralianan.
  2. Perawatan dan pemeriksaan wanita sesudah persalinan.
  3. Perawatan neonates – bayi
  4. Pemeliharaan dan pemberian laktasi.

Asuhan antenatal (antenatal care) adalah pengawasan sebelum persalianan terutma ditujukan pada pertumbuhan dan perkembangan janin dalam rahim. Secara khusus pengawasan antenatal bertujuan:

  1. Mengenal dan menangani sendiri mungkin penyulit yang terdapat saat kehamulan, persalinan, daan nifas.
  2. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai kehamilan, persalinan dan masa nifas.
  3. Memberi nasehat dan peunjuk yang berkaitan dengan kehamilan,persalinan, kala nifas, laktasi dan aspek keluarga berencana.
  4. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu pada perinatal.

Dengan memperhatikan batasan dan tujuan pengawasan antenatal, dijadwalkan pemeriksaan sebagai beikut.

  1. Pemeriksaan pertama

Pemeriksaan pertama dilakukan segera setelah diketahui terlambat haid

2.  Pemeriksaan ulang

  • Setiap bulan sampai umur kehamilan 6 – 7 bulan.
  • Setiap 2 minggu sampai kehamilan berumur 8 bulan.
  • Setiap 1 minggu sejak umur kehamilan 8 bulan sampai terjadi persalianan.

Pemeriksaan khusus jika terjadi keluhan – keluhan tertentu

D.          SUPPORT EMOSIONAL

Faktor yang berhubungan dengan ibu hamil:

  • Dukungan kepada bumil dan nifas
  • Dukungan dari tenaga kesehatan (nakes)
  • Menciptakan rasa aman dan nyaman selama hamil dan nifas
  • Persiapan menjadi orang tua
  • Mempersiapkan saudara (sibling)

Dukungan kepada ibu hamil dan nifas

Wanita yang telah/belum dianugerahi anak disaat menginginkan hamil/dalam menghadapi kehamilan dan bersalin membutuhkan dukungan, diantaranya dari:

  1. Dukungan suami

Dari penelitian kualitatif di indonesia diperoleh berbagai dukungan suami yang diharapkan isteri:

  1. Suami sangat mendambakan bayi dalam kandungan isteri
  2. Suami senang mendapatkan keturunan
  3. Suami menunjukkan kebahagiaan pada kehamilan ini
  4. Suami memperhatikan kesehatan isteri, yakni menanyakan keadaan isteri/janin yang dikandung
  5. Suami mengantar dan atau menemani isteri memeriksa kandungannya
  6. Suami tidak menyakiti isteri
  7. Suami menghibur/menenangkan ketika ada masalah yang dihadapi isteri
  8. Suami menasihati agar isteri tidak terlalu lelah bekerja di rumah atau di tempat kerja
  9. Suami membantu tugas isteri
  10. Suami berdo’a untuk kesehatan atau keselamatan isteri dan anaknya
  11. Suami menunggu ketika isteri melahirkan
  12. Suami menunggu ketika isteri di operasi

Diperoleh atau tidak diperolehnya dukungan suami tergantung pada:

  1. Keintiman hubungan
  2. Adanya komunikasi yang bermakna
  3. Adanya masalah atau kekhawatiran dalam biaya
  4. Dukungan keluarga
  • Ayah-ibu kandung, maupun mertua sangat mendukung kehamilan ini
  • Ayah-ibu kandung, maupun mertua sering berkunjung dalam periode ini
  • Seluruh keluarga berdo’a untuk keselamatan ibu dan bayi
  • Walaupun ayah-ibu kandung, maupun mertua ada di daerah lain, sangat didambakan dukungan melalui telepon, surat atau pun do’a dari jauh
  • Selain itu, ritual tradisional dalam periode ini seperti upacara 7 bulanan pada beberapa orang, mempunyai arti tersendiri yang tidak boleh diabaikan
  1. Dukungan lingkungan
    • Membicarakan/menceritakan/menasihati tentang pengalaman hamil dan melahirkan
    • Ada diantara mereka yang mau mengantarkan ibu hamil untuk periksa
    • Menunggu ketika melahirkan
    • Diperoleh dari ibu-ibu pengajian/perkumpulan/kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan/sosial dalam bentuk doa bersama untuk kesehatan ibu hamil dan bayinya
    • Mereka dapat menjadi seperti saudara bagi ibu hamil dan nifas

E.           PEKERJAAN

Meskipun ibu sudah melewati trisemester pertama kehamilan, tapi bukan berarti ibu boleh bebas melakukan semua kegiatan seperti biasa yang anda lakukan pada saat tidak hamil. Sebagai istri dan ibu, biasanya seorang wanita berpikir bahwa ia harus melayani keluarga sebaik seperti sebelum hamil. Kehamilan merupakan sesuatu yang sangat berharga sekaligus rentan terhadap bahaya dan komplikasi.

Untuk itu, pengetahuan mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh  dilakukan menjadi sangat penting. Berikut ini dipaparkan beberapa aktivitas dan area kehidupan yang harus diperhatikan, khususnya sejak memasuki trisemester kedua kehamilan:

  1. Pekerjaan

Pekerjaan kadang menjadi sesuatu yang dilematis.anda membutuhkan pekerjaan tetapi kehamilan sering kali meminta anda untuk tidak lagi bekerja, khususnya ketika memasuki trisemester kedua dan ketiga. Dari sekian banyak jenis pekerjaan, ada pekerjaan yang sebaiknya anda hindari ketika sedang hamil.Misalnya para wanita yang bekerja sebagai petani, ahli di laboratorium, kru maskapai penerbangan, Polisi lalu lintas, tentara, juru masak, bahkan pekerjaan sebagai sekertaris seringkali memiliki resiko apabila yang bersangkutan harus duduk selama berjam-jam di depan komputer. selain itu stress juga berbahaya bagi kehamilan, karena bisa melemahkan kondisi fisik dan mengganggu perkembangan janin. jika anda dihadapkan pada pilihan dilematis seperti ini, sebaiknya anda bisa bersikap bijak dalam memutuskan.Cobalah untuk minta dipindahkan di bagian lain yang lebih tidak berisiko atau jika kebijakan perusahaan memungkinkan, mintalah cuti dalam jangka waktu lama. Tetapi jika kedua hal ini tidak mungkin untuk dilakukan, Anda harus tegas, pilih pekerjaan atau bayi anda.

Hal lain yang harus anda pertimbangkan berkaitan dengan pekerjaan dan kehamilan anda adalah, jarak antara rumah dan tempat kerja anda, serta jenis transportasi yang anda gunakan. Perjalanan jauh membutuhkan energi ekstra, sehingga dilarang bagi mereka yang sedang masa kehamilan trisemester pertama karena dikhawatirkan bisa mengakibatkan keguguran.

Keadaan yang memang lebih baik pada trisemester  ke dua ini bukan berarti anda dan bayi anda dalam kondisi yang sama sebelum hamil. Usahakanlah untuk naik kendaraan yang tidak terlalu banyak goyang atau getar. Masalah jarak dan transportasi ini juga dapat anda masukan sebagai unsur pertimbangan, apa hasil yang anda dapatkan dari bekerja memang layak dipertahankan dibandingkan dengan bayi anda dan masa depannya ditambah biaya dan energi yang harus anda keluarkan untuk meraihnya. Ingat, bahwa masing-masing wanita memiliki karakteristik kehamilan yang berbeda. Jadi jangan terlalu memaksakan diri, dan pertimbangkan dengan matang keputusan yang akan anda buat.

2. Pekerjaan rumah tangga

Jangan pernah menganggap enteng pekerjaan rumah tangga, khususnya bagi kaum pria. Pekerjaan rutin rumah tangga seperti mencuci, mengepel, memasak, menyetrika sering dianggap pekerjaan yang tidak membutuhkan tenaga dan pikiran, pendapat seperti ini jelas salah. Pekerjaan rumah tangga sama melelahkannya seperti pekerjaan lainnya. Tanpa harus bekerja di luar rumah pun, pekerjaan rumah tangga sudah  menguras tenaga dan pikiran, apalagi kalau seorang wanita masih harus bekerja di luar rumah, yang paling menyedihkan lagi adalah pada waktu hamil. Jika anda seorang suami yang bertanggung jawab dan memiliki rasa kemanusiaan dan budi pekerti yang baik, maka anda pasti tidak akan membiarkan istri anda melakukan pekerjaan rumah tangga sambil tetap bekerja di luar rumah pada saat hamil.

Bicarakanlah segera dengan pasangan dan keluarga dekat anda jika memang menghadapi masalah seperti ini. Karena jika dibiarkan resikonya bukan hanya pada bayi anda tetapi juga diri anda sendiri. Pada saat hamil, kurangilah pekerjaan rumah tangga yang biasa anda lakukan. Kurangilah bersentuhan dengan bahan-bahan kimia dalam rumah tangga, seperti cairan pembersih lantai,pestisida tanaman,dan obat serangga lainnya.

3. Mengangkat yang berat-berat

Sesuatu yang berat itu bekan berarti hanya barang,orang juga termasuk didalamnya. Pekerjaan mengangkat ini sepertinya hampir tidak dapat dihindari oleh siapapun termasuk para ibu. Mengangkat sesuatu di rumah atau ditempat kerja, mengangkat barang belanjaan, atau menggendong anak anda sering menjadi hal-hal yang tidak dapat dihindari. Tetapi sewaktu hamil, ingatlah selalu kondisi anda dan janin anda.

Seperti telah dikatakan dimuka bahwa semakin besar kandungan anda, semakin besar pula peregangan tulang yang terjadi, sehingga tulang-tulang menjadi rentan. Belum lagi perubahan hormon, ketegangan urat dan saraf untuk sang bayi yang menyita energi. Prinsipanya adalah jangan mengangkat apapun yang berat pada saat anda hamil.Anda sudah cukup keberatan dengan bayi yang ada dalam kandungan anda. mintalah orang lain untuk menggantikan anda jika memang ada yang harus anda diangkat.Dan untuk anak anda yang ingin digendong, berilah pengertian padanya bahwa anda sedang tidak bisa melakukannya, atau jika memang terpaksa, lakukanlah dengan hati-hati dan tidak dalam waktu yang lama.

Hindari pekerjaan yang membahayakan atau terlalu berat atau berhubungan dengan radiasi atau bahan kimia, terutama pada usia kehamilan muda.

F.           BEPERGIAN (TRAVELLING)

Sedang hamil tidak berarti Anda tidak dapat pergi berlibur untuk seluruh 9 bulan Anda istilah, tetapi tidak berarti bahwa anda harus melakukan sedikit ekstra hati-hati ketika membuat rencana, baik untuk menjamin kenyamanan dan perlindungan Anda dan bayi yg belum lahir .

Bepergian dengan pesawat udara biasa tidak perlu dikhawatirkan karena tidak membahaykan kehamilan. Tekanan udara di dalam kabin penumpang telah diatur sesuai atmosfer biasa. Aman untuk melakukan perjalanan udara di trimester kedua, dan International Air Transport Association (IATA) pedoman menyarankan Anda berhenti perjalanan udara setelah minggu ke 36. Menghindari risiko kelahiran prematur dan komplikasi lain. Jika Anda memperoleh yang cukup besar dan ke 28. Minggu, maka anda harus membawa surat dari ibu yang menunjukkan layanan yang ditujukan tanggal, karena beberapa maskapai Mei permintaan ini ketika anda memeriksa untuk keselamatan Anda sendiri. Walaupun ia bukan yang sering berada pada tahap pertama adalah kehamilan membahayakan anda atau bayi Anda, tetapi yang penting untuk minum banyak air dan pastikan Anda bangun dan stretch kaki Anda secara teratur sebagai bayi berat dapat membuat Anda lebih rentan terhadap peredaran darah masalah selama penerbangan panjang. Morning sickness juga dapat membuat Anda lebih rentan terhadap perjalanan penyakit, dan banyak melakukan perjalanan, sebagai obat penyakit tidak dianjurkan selama kehamilan Anda hanya akan dapat mencoba solusi alternatif seperti akupunktur band (band laut) atau teh jahe.

Disarankan ibu untuk tidak lama berkendaran jarak sendiri, karena posisi mengemudi bisa jadi sangat tidak nyaman dan lama drive dapat sangat melelahkan. Pastikan kursi dan seatbelt yang disesuaikan dengan baik dan memakai pakaian longgar nyaman. Juga pastikan ibu memiliki cukup untuk makan dan minum selama perjalanan jalan untuk menjaga tingkat energi atas.

G. PERSIAPAN LAKTASI

Salah satu persiapan persalinan adalah meningkatkan kesehatan optimal dan segera dapat memberikan laktasi. Untuk mempersiapkan laktasi, peerlu dilakukan persiapan perawatan payudara untuk persiapan laktasi. Persiapan mental dan fisik yang cukup membuat proses menyusui menjadi mudah dan menyenangkan.

Payudara adalah sumber ASI yang merupakan makanan utama bagi bayi yang perlu diperhatikan dalam persiapan laktasi adalah :

  • Bra harus sesuai dengan pembesaran payudara yang sifatnya menyokong payudara dari bawah, bukan menekan dari depan
  • Sebaliknya ibu hamil masuk dalam kelas ”bimbingan persiapan menyusui”.
  • Penyuluhan (audio-visual) tentang :
  1. Keunggulan ASI dan kerugian susu botol
  2. Manfaat rawat gabung
  3. Perawatan bayi
  4. Gizi ibu hamil dan menyusui
  5. Keluarga berencana,dll
  • Dukungan psikologis pada ibu untuk menghadapi persalinan dan keyakinan dalam keberhasilan menyusui
  • Pelayanan pemeriksaan payudara dan senam hamil

Persiapan psikologis untuk ibu menyusui berupa sikap ibu dipengaruhi oleh faktor-faktor :

  • Adat istiadat / kebiasaan / kebiasaan menyusui di daerah masing-masing
  • Pengalaman menyusui sebelumnya / pengalaman menyusui dalam keluarga / tidak
  • Pengetahuan tentang manfaat ASI, kehamilan yang diinginkan atau tidak
  • Dukungan dari tenaga kesehatan, teman atau kerabat dekat.

Langkah-langkah yang harus diambil dalam mempersiapkan ibu secara kejiwaan untuk menyusui adalah :

  • Mendorong setiap ibu untuk percaya dan yakin bahwa ia dapat sukses dalam menyusui bayinya, menjelaskan pada ibu bahwa persalinan dan menyusui adalah proses alamiah yang hampir semua ibu berhasil menjalaninnya. Bila ada masalah, petugas kesehatan akan menolong dengan senang hati
  • Keyakinan ibu akan keuntungan ASI dan kerugian susu botol / formula
  • Memecahkan masalah yang timbul pada ibu yang mempunyai pengalaman menyusui sebelumnya, pengalaman kerabat atau keluarga lain
  • Mengikutsertakan suami atau anggota keluarga lain yang berperan dalam keluarga, ibu harus dapat beristirahat cukup untuk kesehatannya dan bayinya, sehingga perlu adanya pembagian tugas dalam keluarga
  • Setiap saat ibu diberi kesempatan untuk bertanya dan tenaga kesehatan harus dapat memperlihatkan perhatian dan kemauannya dalam membantu ibu sehingga keraguan atau ketakutan untuk bertanya tentang masalah yang dihadapinya.

Perawatan payudara sebelum melahirkan (Prenatal Breast Care)

Bertujuan memelihara hygiene payudara, melenturkan atau menguatkan puttng susu, dan mengeluarkan puting susu yang datar atau masuk ke dalam (retracted nipple). Teknik perawatannya adalah sebagai berikut:

  • Kompres puting susu dan daerah sekitarnya dengan menempelkan kapas atau lap yang di basahi minyak.
  • Bersihkan puting susu dan daerah sekitarnya dengan handuk kering yang bersih.
  • Pegang kedua puting susu, lalu tari keluar bersama dan diputar 20 kali ke  dalam dan keluar.
  • Pangkal payudara dipeganag dengan kedua tangan lalu payudara diurut dari pangkal menuju puting sebanyak 30 kali.
  • Kemudian pijat daerah aerola sehingga keluar cairan 1 – 2 tetes untuk memastikan saluran susu tidak tersumbat.

Selain mengonsumsi makanan bergizi dan menjalani pola hidup sehat, ada 3 hal penting yang perlu dilakukan ibu agar sukses menyusui, yaitu:

  1. Tumbuhkan Niat

Niat adalah kunci sukses untuk memberikan ASI eksklusif bagi sang buah hati. Niat ini harusnya sudah tertanam kuat jauh hari sebelumnya, yakni sejak si kecil masih berada dalam kandungan ibu. Ibu harus bertekad akan memberikan makanan yang terbaik bagi bayinya. Dengan niat bulat, ibu akan berpikir optimis. Dari situ terbentuk energi positif yang akan memengaruhi kesiapan semua organ-organ menyusui sehingga ASI pun mengalir lancar. Jika ibu yakin bisa menyusui, ASI yang keluar pasti banyak.

2.   Hilangkah Stres

Buang jauh-jauh semua pikiran negatif tentang ASI dan menyusui. Yakinlah, setiap ibu pasti bisa menyusui dan bayi tak akan pernah kekurangan ASI. Di sisi lain, ibu juga tak boleh terlalu bersemangat untuk memberikan ASI, karena sikap berlebihan ini (euforia) akan mengganggu sistem metabolisme produksi susu sehingga ASI yang keluar justru jadi sedikit. Bila ada masalah, ibu dianjurkan berkonsultasi ke klinik laktasi.

3.   Lakukan Pijat Payudara

Pemijatan pada payudara dapat meningkatkan volume ASI, lakukan dua kali sehari saat mandi pagi dan sore. Berikut panduannya:

a. Cuci tangan sampai bersih, keringkan, lalu tuangkan minyak ke telapak tangan. Sokong payudara kiri dengan tangan kiri. Buatlah gerakan melingkar kecil-kecil dengan dua atau tiga jari tangan kanan, dari pangkal payudara dan berakhir di daerah puting susu dengan gerakan spiral. Puting tak perlu dipijat karena tak berkelenjar. Kemudian, buat gerakan memutar sambil menekan dari pangkal payudara dan berakhir pada puting susu di seluruh bagian payudara. Lakukan hal sama untuk payudara kanan.

b. Letakkan kedua telapak tangan di antara dua payudara. Urut dari tengah ke atas sambil mengangkat kedua payudara dan lepaskan kedua payudara secara perlahan-lahan. Lakukan gerakan ini kurang lebih 30 kali.

c. Sangga payudara kiri dengan kedua tangan, ibu jari di atas dan empat jari lain di bawah. Peras dengan lembut payudara sambil meluncurkan kedua tangan ke depan ke arah puting susu. Lakukan hal yang sama pada payudara kanan.

d. Kemudian lakukan gerakan tangan dengan posisi paralel. Sangga payudara dengan satu tangan, sedangkan tangan lain mengurut payudara dengan sisi kelingking dari arah pangkal payudara ke arah puting susu. Lakukan gerakan ini kurang lebih 30 kali.

e. Letakkan satu tangan di sebelah atas dan satu lagi di bawah payudara. Luncurkan kedua tangan secara bersamaan ke arah puting susu dengan cara memutar tangan. Ulangi gerakan ini sampai semua bagian payudara terkena urutan.

f. Selanjutnya puting dibersihkan dengan menggunakan kapas dan minyak. Minyak berguna untuk melenturkan dan melembapkan puting agar saat menyusui puting tak gampang lecet. Bersihkan dengan kapas bersih yang dicelup ke dalam air hangat.

g. Usai pemijatan, lakukan pengompresan. Sediakan dua baskom sedang yang masing-masing berisi air hangat dan air dingin. Dengan menggunakan waslap, kompres kedua payudara bergantian dengan air dingin, masing-masing selama satu menit. Selanjutnya, kompres bergantian selama 3 kali berturut-turut dan akhiri dengan kompres air hangat. Bersihkan dengan handuk hingga kering.

h. Usai dipijat, ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari atau ujung ruas jari. Gunanya agar sirkulasi darah bekerja lebih baik

H. TANDA BAHAYA DALAM KEHAMILAN

1.         Pengertian

Tanda bahaya kehamilan adalah tanda -tanda yang mengindikasikan adanya bahaya yang dapat terjadi selama kehamilan/periode antenatal, yang apabila tidak dilaporkan atau tidak terdeteksi bisa menyebabkan kematian ibu (Pusdiknakes,2003).

2.         Macam-macam tanda bahaya kehamilan

Enam tanda bahaya kehamilan selama periode antenatal menurut
Pusdiknakes (2003) :

a. Perdarahan pervaginam

b. Sakit kepala yang hebat

c. Masalah penglihatan

d. Bengkak pada muka atau tangan

e. Nyeri abdomen yang hebat

f. Bayi kurang bergerak seperti biasa

Berbagai macam tanda bahaya yang perlu segera dirujuk untuk
segera mendapatkan pertolongan :

  1. Keluar darah dari jalan lahir

Perdarahan vagina dalam kehamilan adalah jarang yang normal. Pada masa awal sekali kehamilan, ibu mungkin akan mengalami perdarahan yang sedikit atau spotting disekitar waktu pertama haidnya. Perdarahan ini adalah perdarahan implantasi, dan ini normal terjadi. Pada waktu yang lain dalam kehamilan, perdarahan ringan mungkin pertanda dari servik yang rapuh atau erosi. Perdarahan semacam ini mungkin normal atau mungkin suatu tanda adanya infeksi.

Pada awal kehamilan, perdarahan yang tidak normal adalah yang merah, perdarahan yang banyak, atau perdarahan dengan nyeri. Perdarahan ini dapat berarti abortus, kehamilan mola atau kehamilan ektopik. Pada kehamilan lanjut, perdarahan yang tidak normal adalah merah, banyak, dan kadang -kadang, tetapi tidak selalu, disertai dengan rasa nyeri. Perdarahan semacam ini bisa berarti plasenta previa atau abrupsio plasenta (Pusdiknakes, 2003).

2.   Keluar air ketuban sebelum waktunya

Yang dinamakan ketuban pecah dini adalah apabila terjadi sebelum persalinan berlangsung yang disebabkan karena berkurangnya kekuatan membran atau meningkatnya tekanan intra uteri atau oleh kedua faktor tersebut, juga karena adanya infeksi yang dapat berasal dari vagina dan servik dan penilaiannya ditentukan dengan adanya cairan ketuban di vagina. Penentuan cairan ketuban dapat dilakukan dengan tes lakmus (nitrazin test) merah menjadi biru (Saifuddin, 2002).

3.    Kejang

Pada umumnya kejang didahului oleh makin memburuknya keadaan dan terjadinya gejala -gejala sakit kepala, mual, nyeri ulu hati sehingga muntah. Bila semakin berat, penglihatan semakin kabur, kesadaran menurun kemudian kejang. Kejang dalam kehamilan dapat merupakan gejala dari eklampsia (Saifuddin, 2002).

4.    Gerakan janin tidak ada atau kurang (minimal 3 kali dalam 1 jam)

Ibu mulai merasakan gerakan bayi selama bulan ke-5 atau ke-6. Beberapa ibu dapat merasakan gerakan bayinya lebih awal. Jika bayi tidur gerakannya akan melemah. Bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam 1 jam jika ibu berbaring atau beristirahat dan jika ibu makan dan minum dengan baik (Pusdiknakes, 2003).

5.    Demam Tinggi

Ibu menderita demam dengan suhu tubuh >38ºC dalam kehamilan merupakan suatu masalah. Demam tinggi dapat merupakan gejala adanya infeksi dalam kehamilan. Penanganan demam antara lain dengan istirahat baring, mi num banyak dan mengompres untuk menurunkan suhu (Saifuddin,2002).

Demam dapat disebabkan oleh infeksi dalam kehamilan yaitu masuknya mikroorganisme pathogen ke dalam tubuh wanita hamil yang kemudian menyebabkan timbulnya tanda atau gejala –gejala penyakit. Pada infeksi berat dapat terjadi demam dan gangguan fungsi organ vital. Infeksi dapat terjadi selama kehamilan, persalinan dan masa nifas (Pusdiknakes, 2003).

6.   Nyeri perut yang hebat

Nyeri abdomen yang tidak berhubungan dengan persalinan normal adalah tidak normal. Nyeri abdomen yang mungkin menunjukkan masalah yang mengancam keselamatan jiwa adalah yang hebat, menetap, dan tidak hilang setelah istirahat. Hal ini bisa berarti appendiksitis, kehamilan ektopik, aborsi, penyakit radang pelviks, persalinan pre term, gastritis, penyakit kantong empedu, iritasi uterus, abrupsi placenta, infeksi saluran kemih atau infeksi lainnya (Pusdiknakes, 2003).

7.   Sakit kepala yang hebat

Sakit kepala bisa terjadi selama kehamilan, dan seringkali merupakan ketidaknyamanan yang no rmal dalam kehamilan. Sakit kepala yang menunjukkan suatu masalah yang serius adalah sakit kepala hebat yang menetap dan tidak hilang dengan beristirahat. Kadang-kadang dengan sakit kepala yang hebat tersebut, ibu mungkin menemukan bahwa penglihatannya men jadi kabur atau berbayang. Sakit kepala yang hebat dalam kehamilan adalah gejala dari pre-eklampsia (Pusdiknakes, 2003).

8.    Muntah terus dan tidak bisa makan pada kehamilan muda

Mual dan muntah adalah gejala yang sering ditemukan pada kehamilan trimester I. Mual biasa terjadi pada pagi hari, gejala ini biasa terjadi 6 minggu setelah HPHT dan berlangsung selama 10 minggu. Perasaan mual ini karena meningkatnya kadar hormone estrogen dan HCG dalam serum. Mual dan muntah yang sampai mengganggu aktifitas sehari -hari dan keadaan umum menjadi lebih buruk, dinamakan Hiperemesis Gravidarum (Wiknjosastro, 2002).

9.   Selaput kelopak mata pucat

Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu dengan keadaan hemoglobin di bawah 11gr% pada trimester I dan III, <10,5gr% pada trimester II. Nilai tersebut dan perbedaannya dengan wanita tidak hamil terjadi hemodilusi, terutama pada trimester II.

Anemia dalam kehamilan disebabkan oleh defisiensi besi dan perdarahan akut bahkan tak jarang keduanya saling berinteraksi (Saifuddin, 2002). Gejala tertentu saat hamil kadang butuh pertolongan dokter segera. Jika ibu menemui gejala -gejala berikut ini, itu artinya alarm tanda bahaya telah berbunyi, dan segeralah telepon dokter untuk meminta saran tindakan apa yang seharusnya dilakukan:

1)         Sakit perut yang hebat atau bertahan lama.

2)         Perdarahan atau terjadi bercak pada vagina.

3)         Bocornya cairan atau perubahan dalam cairan yang keluar dari vagina. Yakni jika menjadi berair, lengket, atau berdarah.

4)         Adanya tekanan pada panggul, sakit dipunggung bagian bawah atau kram sebelum usia 37 minggu kehamilan.

5)         Pipis yang sakit atau terasa seperti tebakar.

6)         Sedikit pipis atau tidak pipis sama sekali.

7)         Muntah berat atau berulangkali.

8)         Menggigil atau demam di atas 101 º F(38,3 º C).

9)         Rasa gatal yang menetap diseluruh tubuh, khususnya jika dibarengi kulit tubuh menguning, urine berwarna gelap, dan feses berwarna pucat.

10)     Gangguan penglihatan, seperti pandangan ganda, pandangan kabur, buram, atau ada titik mata yang terasa silau jika memandang sesuatu.

11)     Sakit kepala berat yang bertahan l ebih dari 2-3 jam.

12)     Pembengkakan atau terasa berat akibat cairan (edema) pada tangan, muka dan sekitar mata, atau penambahan berat badan yang tiba-tiba, sekitar 1 kilo atau lebih, yang tidak berkaitan dengan pola makan.

13)     Kram parah yang menetap pada kaki ata u betis, yang tidak mereda ketika ibu hamil menekuk lutut dan menyentuhkan lutut itu ke hidung.

14)     Penurunan gerakan janin. Sebagai panduan umum, jika terjadi kurang dari 10 gerakan dalam 12 jam pada kehamilan minggu ke -26 atau lebih, artinya kondisi janin ti dak normal.

15)     Trauma atau cedera pada daerah perut.

16)     Pingsan atau pusing-pusing , dengan atau tanpa palpitasi (pupil mata menyempit).

17)     Masalah kesehatan lain yang biasanya membuat ibu telepon ke dokter, meski jika tidak sedang hamil.

I.  TANDA DAN GEJALA AWAL PERSALINAN

Banyak wanita mulai merasakan tanda-tanda dan gejala-gejala persalinan sehari bahkan seminggu sebelum sang bayi benar-benar lahir. Tanda-tanda ini memberitahukan anda bahwa persalinan sudah dekat, dan membantu tubuh anda untuk menyiapkan diri. Jika anda adalah seorang calon ibu untuk yang pertama kalinya, tanda-tanda awal persalinan dapat terjadi beberapa minggu sebelum persalinan yang sesungguhnya. Sedangkan untuk kehamilan berikutnya, tanda-tanda ini mungkin akan dirasakan ketika sudah mendekati persalinan. Berikut ini adalah beberapa tanda bahwa persalinan sudah dekat:

  1. Engagement  atau Turunnya Bayi ke Panggul

Ketika persalinan sudah mendekati, kepala bayi anda sudah mulai turun ke area tulang panggul (pelvic inlet). Kejadian ini merupakan akibat dari melunaknya uterus anda. Engagement atau turunnya kepala bayi membuat anda bisa bernafas lebih lega. Heartburn yang pernah anda alami juga mulai berhenti.

Turunnya bayi anda dapat terjadi kapan saja sejak dua hingga empat minggu sebelum bayi anda benar-benar lahir. Jika anda telah merasakan tanda-tanda awal persalinan ini, maka anda dapat meyakinkan diri bahwa proses memiliki seorang bayi sedang dimulai. Kehamilan anda akan segera memasuki tahap akhir, dan tanda awal persalinan yang tengah anda rasakan adalah benar.

2.   Tekanan Panggul (Pelvic)

Setelah bayi anda turun dengan kepala berada di dalam panggul, anda mungkin akan merasa kurang nyaman. Sakit yang anda rasakan ini merupakan akibat dari adanya tekanan panggul, dan anda akan lebih sering berkemih serta lebih sering buang air besar karena meningkatnya aktivitas usus. Ini merupakan salah satu tanda persalinan yang jelas. Adanya relaksasi tulang sendi beserta ikatan-ikatannya, dapat menyebabkan nyeri di punggung belakang. Hal ini juga dapat menyebabkan nyeri tiba-tiba karena bayi anda menekan dasar panggul anda.

Selain itu, kaki anda mungkin membengkak sebagai akibat meningkatnya tekanan terhadap pembuluh darah yang melewati panggul. Berbaring ke kiri, dapat membantu anda meringankan tanda-tanda awal persalinan ini.

3.   Vaginal Discharge / Keputihan

Jangan kaget jika vagina anda lebih banyak mengeluarkan cairan, yang biasa disebut keputihan. Hal ini merupakan akibat dari melunaknya rahim anda. Cairan dapat berwarna putih, dan kadang berwarna merah muda. Ini adalah salah satu dari tanda awal persalinan yang tidak nyaman bagi anda. Keputihan yang berwarna kuning atau berbusa, bisa merupakan tanda terjadinya infeksi. Jika cairan mengalami perubahan warna, beritahukanlah dokter anda.

4.   Naluri ‘Bersarang’ (Nesting Instinct)

Selain tanda-tanda fisik, anda dapat juga merasakan suatu naluri, yang biasa disebut naluri ‘bersarang’ (nesting instinct). Ini merupakan tanda emosional sebagai tanda awal persalinan, yang biasanya ditandai dengan kegiatan membereskan lemari, membersihkan kamar mandi, mengepel lantai, dan kegiatan-kegiatan membersihkan lainnya. Naluri keibuan ini bisa merupakan suatu pertanda bahwa sebentar lagi anda akan memiliki seorang bayi.

Ketika anda melakukan pekerjaan yang cukup menguras energi ini, janganlah mengerjakannya dengan terlalu berlebihan. Meskipun hal ini cukup penting untuk menyambut kehadiran buah hati anda, akan tetapi anda harus menyimpan energi anda, mengingat tanda awal persalinan ini masih akan diikuti dengan tanda-tanda persalinan lainnya.

5.   Kontraksi Braxton Hicks

Tanda dan gejala awal persalinan ini diberi nama berdasarkan nama dokter yang pertama kali mengenali tanda-tanda ini. Kontraksi Braxton Hicks, memang benar-benar merupakan sebuah kontraksi, meskipun semu. Kontraksi ini dirancang untuk menyiapkan tubuh anda untuk melahirkan sang bayi.

Pada kebanyakan kasus, kontraksi semu berjalan tidak teratur, durasi biasanya pendek (kurang dari 45 detik). Nyeri dari kontraksi dapat terasa di berb aga i bagian tubuh seperti di lipat paha (selangkangan) dan perut bagian bawah atau punggung. S edangkan pada kontraksi sebenarnya, kontraksi rahim menimbulkan nyeri yang berawal pada bagian atas rahim dan menyebar ke seluruh rahim, lewat pinggang terus panggul.

Kontraksi Braxton Hicks meregangkan bagian bawah rahim anda, yang memungkinkan kepala bayi anda berada di tulang panggul. Anda boleh mengganggap hal ini seb aga i tanda-tanda bahwa kelahiran sudah semakin dekat, ketika kontraksi Braxton Hicks semakin intensif, dan menyebabkan abdomen anda semakin menegang. Biasanya ketidaknyamanan ini akan berkurang jika anda berbaring.

6.   Mengigil

Tanda awal persalinan lainnya adalah menggigil tanpa sebab yang jelas. Hal ini dapat terjadi tanpa adanya perasaan dingin atau karena anda lemah, dan dapat terjadi akibat hormon stres atau adanya perubahan kadar hormon progesteron dalam tubuh anda. Menggigil merupakan salah satu tanda awal kelahiran bayi anda.

7.   Diare

Suatu gejala dan tanda awal persalinan yang tidak menyenangkan adalah diare. Pelepasan suatu unsur kimia dalam tubuh yang disebut dengan prostaglandins dapat terjadi dalam proses awal suatu persalinan. Pemicu ini dapat mengakibatkan meningkatnya aktivitas usus (loose bowel movement). Dibawah ini adalah tanda dan gejala persalinan akan segera terjadi, dan anda harus segera bersiap-siap ke rumah sakit.

Tanda Awal Persalinan Akan Segera Terjadi

Penyebab pasti lahirnya seorang bayi sampai sekarang masih belum diketahui. Teori yang berkembang pada saat ini menyatakan bahwa bayi dalam kandungan membantu memproduksi unsur-unsur tertentu yang kemudian berubah menjadi hormon-hormon kehamilan. Berikut ini adalah tiga tanda dan gejala utama yang khas terjadi dan dapat menunjukkan bahwa sebentar lagi anda akan melahirkan dan memiliki seorang bayi.

1.       Penyumbatan Mucus atau Perdarahan

Kelahiran akan dimulai dengan pelunakan leher rahim. Ketika hal ini terjadi, leher rahim mulai membesar, sejumlah mucus (lendir) menyumbat, menutupi leher rahim dan kehamilan anda akan segera berakhir. Cairan berwarna kemerahan atau kecoklatan mungkin saja akan muncul, dan hal ini disebut dengan perdarahan. Meskipun hal ini dapat disimpulkan bahwa sebuah kelahiran akan segera terjadi, akan tetapi perdarahan bisa terjadi pada beberapa minggu sebelum kelahiran yang sesungguhnya. Oleh karena itu, tanda-tanda ini tidak dapat dijadikan satu-satunya tanda dan gejala persalinan.

2.       Pecah Membran

Juga dikenal sebagai “pecah ketuban”, terjadi ketika kantung amniotic pecah. Ini merupakan tanda awal persalinan yang paling umum terjadi. Jika ketuban telah pecah, maka anda dapat menduga bahwa persalinan akan terjadi dalam waktu 24 jam. Ketika ketuban pecah, biasanya kontraksi akan terjadi lebih intensif, dan bayi anda akan semakin dekat ke arah pelebaran rahim. Jika anda mengalami pecah ketuban di rumah, ingatlah kapan kejadian ini berlangsung, konsistensi dan jumlah cairan ketuban yang telah keluar. Cairan ketuban pada umumnya berwarna bening dan tidak berbau, dan akan terus keluar sampai pada s aat anda melahirkan. Dokter akan meminta anda untuk menj aga vagina bebas dari benda-benda asing untuk menj aga resiko terjadinya infeksi. Pecah ketuban adalah salah satu tanda persalinan yang paling umum terjadi.

3.       Kontraksi Regular

Salah satu tanda umum yang paling sering terjadi dan salah satu cara untuk mengetahui bahwa persalinan akan segera terjadi adalah konsistensi kontraksi. Leher rahim yang telah melunak akan semakin melebar dan akan terus berlanjut hingga proses persalinan selesai. Hal ini merupakan sebuah tanda persalinan yang nyata, dan berarti bayi anda akan segera lahir. Kontraksi akan terjadi lebih teratur, intensitas dan lamanya kontraksi juga akan berlangsung lebih lama. Kontraksi mengawali sebuah proses yang mendorong bayi anda keluar secara perlahan-lahan melalui uterus bawah, sehingga kelahiran menjadi semakin dekat. Kontraksi ini, bersama tanda-tanda lainnya, merupakan tanda-tanda persalinan yang jelas, dan sebentar lagi anda akan memiliki seorang bayi!

 J. PERSIAPAN UNTUK PERSALINAN DI RUMAH SAKIT

Persiapan Yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit

Setelah minggu-minggu terakhir kehamilan anda waktu akan terasa begitu sedikit. Dan kapan waktu persalinan akan terjadi kadang tak dapat dipastikan. Adalah lebih baik jika anda sudah mempersiapkan apa saja yang harus dibawa ke rumah sakit pada saat hari H tiba.

Setelah kehamilan anda mencapai sekitar 7 bulan atau akhir kehamilan 28 minggu persiapkanlah barang-barang untuk persalinan yang akan dibawa ke rumah sakit dan masukkan kedalam satu tas khusus. Ingat untuk memberitahukan suami anda tentang tas yang telah anda persiapkan ini. Sehingga bila harinya tiba semuanya telah siap.

Beberapa barang yang diperlukan untuk IBU di rumah sakit:

  • Baju tidur. Bawalah baju tidur yang nyaman untuk anda pakai, sebaiknya yang mempunyai kancing di bagian depan sehingga mempermudah untuk menyusui bayi anda. Bawalah baju tidur dengan jumlah yang cukup anda dapat memperkirakan untuk persalinan normal atau alamiah biasanya 2 hari dan untuk persalinan operasi Caesar dibutuhkan 4-5 hari.
  • 1 set Baju untuk anda pulang dari rumah sakit. Anda mungkin masih tetap terlihat seperti hamil, karena butuh waktu untuk tubuh kembali ke bentuk semula. Untuk itu bawalah baju yang nyaman, dan tidak sempit.
  • Sandal. Untuk anda berjalan sepanjang koridor rumah sakit dan juga menjaga kaki anda untuk tetap hangat.
  • Pakaian dalam. Bawalah BH untuk menyusui dan celana dalam secukupnya.
  • Pembalut wanita khusus untuk ibu bersalin.
  • Gurita atau korset untuk ibu baru bersalin.
  • Perlengkapan anda. Bawalah juga bedak, sisir, lipstick, pengharum tubuh/deodoran anda untuk anda berdandan karena anda akan bertemu dengan teman atau keluarga yang mengunjungi anda setelah proses kelahiran.
  • Handuk, sabun. Pada beberapa rumah sakit menyediakannya, tapi tergantung bila anda ingin menggunakan milik anda sendiri maka anda lebih baik mepersiapkannya.

Keperluan untuk BAYI anda:

Biasanya keperluan bayi akan disediakan oleh rumah sakit. Anda cukup menyediakan persiapan untuk pulang dari rumah sakit.

  • Popok, bawalah beberapa buah.
  • Baju bayi, bawalah 2 buah karena bayi kadang Gumo(memuntahkan sedikit susu).
  • Selimut atau Bedong.
  • Kaos kaki dan tanggan.
  • Gendongan.

Persiapkanlah apa yang perlu anda bawa ke Rumah Sakit untuk persiapan persalinan dalam 1 tas dan letakkan ditempat yang mudah dijangkau dan jangan lupa memberitahu pasangan anda tentang tas itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: